Pentingnya Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Belajar Pendidikan Agama Kristen

  • Yosefo Gule Universitas Quality Berastagi
Keywords: kompetensi; kompetensi sosial guru PAK; motivasi; motivasi siswa belajar PAK

Abstract

Dalam tulisan ini, penulis akan mengkaji dan mendeskripsikan tentang pentingnya kompetensi sosial guru PAK dalam meningkatkan motivasi siswa belajar PAK. Metode penelitian pada penulisan artikel ini adalah menggunakan metode kajian kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Tantangan pendidikan Kristen saat ini diperhadapkan dengan kemajuan zaman di bidang pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat, di mana ilmu pengetahuan dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja melalui genggaman tangan. Hal ini menjadi tantangan yang kompleks bagi guru PAK untuk terampil mengajar dan menarik perhatian siswa untuk termotivasi belajar PAK. Apabila guru PAK tidak cakap dalam memotivasi siswa belajar maka pembelajaran PAK akan menjadi rutinitas biasa bagi siswa di kemudian hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru PAK dalam rangka memotivasi siswa belajar PAK dapat dilakukan lewat kompetensi sosial guru PAK. Kaitan antara kompetensi sosial guru PAK dengan motivasi siswa belajar PAK dimulai dari kemampuan guru PAK berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, orang tua atau wali peserta didik dan masyarakat. Kemampuan bergaul dan berkomunikasi yang baik dan efektif itulah yang akan memengaruhi kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Sebagaimana Yesus sendiri menunjukkan kompetensi sosial-Nya dengan bergaul dan bersosial kepada semua orang untuk memotivasi dan memberikan pengajaran firman Allah supaya semua orang hidup benar dan diselamatkan.

References

Andriani, Sarah. “Refleksi Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Misionaris Di Dalam Pendidikan.” Jurnal Antusias: Jurnal Teologi dan Pelayanan 2, no. 4 (2013): 1–16. https://sttintheos.ac.id/e-journal/index.php/antusias/article/view/22.

Ashsiddiqi, M Hasbi. “Kompetensi Sosial Guru Dalam Pembelajaran Dan Pengembangannya.” Ta’dib 17, no. 1 (2012): 61–67.

Astika, Made, and Selvianty Sari Bunga. “Hubungan Kompetensi Sosial Guru Kristen Terhadap Perkembangan Karakter Siswa: Tantangan Pendidikan Kristen Dalam Mencerdaskan Youth Generation.” Jurnal Jaffray 14, no. 1 (2016): 63–76. https://www.ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/189/pdf_143.

Butar-Butar, Tiur. “Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Kristen Melalui Metode Belajar Kelompok Dan Tanya Jawab Kelas VI SDN 164522 Kota Tebing Tinggi.” Jurnal Handayani 3, no. 1 (2015): 40–47. https://doi.org/10.24114/jh.v3i1.2156.

Cahyani, Febri Dwi, and Fitri Andriani. “Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Pedagogik , Kompetensi Kepribadian , Dan Kompetensi Sosial Guru Dengan Motivasi Berprestasi Siswa Akselerasi Di SMA Negeri I Gresik.” Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan 3, no. 2 (2014): 77–88.

Dahlan, Hermanu Irawan, and Hamdan. “Pengaruh Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Terhadap Kompetensi Sosial Guru Di SMA Negeri 11 Makassar.” Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik 7, no. 2 (2017): 59–68. https://ojs.unm.ac.id/index.php/iap/index.

Dimyati dan Mudjiono. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta, 2011.

Gule, Yosefo. “Hubungan Kompetensi Sosial Dan Keteladanan Guru PAK Dengan Motivasi Siswa Belajar PAK.” Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung, 2018.

———. “Konsep Eduecologi Dalam Pendidikan Agama Kristen Konteks Sekolah.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 3, no. 2 (2020): 181–201.

———. “Peranan Kepala Keluarga Sebagai Imam Di Tengah-Tengah Keluarga Dimasa Pandemi Covid-19.” Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama 4, no. 1 (2020): 54–66.

Harmadi, Mariani, and Ruat Diana. “Tinjauan Psiko-Teologi Terhadap Fenomena Kekerasan Dalam Pacaran Pada Remaja.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4, no. 1 (2020): 92–102. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/225/pdf.

Hasugian, Johanes W. Menjadi Guru PAK Profesional Melalui Supervisi Pendidikan Agama Kristen. Medan: Mitra, 2016.

Intarti, Esther Rela. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Motivator.” Regula Fidei 1, no. 2 (2016): 28–40. http://christianeducation.id/e-journal/index.php/regulafidei/article/view/12.

Kaunang, Rolina Anggereany Ester. “Urgensi Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Menciptakan Proses Pembelajaran.” Tumou Tou 4, no. 1 (2017): 69–78.

Kristianto, Paulus Lilik. Prinsip & Praktik Pendidikan Agama Kristen: Penuntun Bagi Mahasiswa Teologi & PAK, Pelayanan Gereja, Guru Agama, Dan Keluarga Kristen. Yogyakarta: Andi, 2012.

Mau, Marthen. “Panggilan Timotius Menurut 2 Timotius 2:2 Dan Implikasinya Bagi Kompetensi Guru Pendidikan Agama.” Caraka: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 1, no. 2 (2020): 180–198. https://ojs.sttibc.ac.id/index.php/ibc/article/view/20/24.

Maulana, Rahmad. “Hubungan Kompetensi Sosial Dengan Kinerja Guru Sd Islam Bunga Bangsa Samarinda Ditinjau Dari Tipe Kepribadian.” Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 2, no. 1 (2014): 8–14. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/psikoneo/article/view/3567.

Mulyana, A.Z. Menjadi Guru Hebat: Motivasi Diri Menjadi Guru Luar Biasa. Jakarta: Grasindo, 2010.

Munte, Bangun. “Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama.” Jurnal Dinamika Pendidikan 9, no. 3 (2016): 125–138.

Musfah, Jejen. Peningkatan Kompetensi Guru: Melalui Pelatihan Dan Sumber Belajar Teori Dan Praktik. Jakarta: Kencana, 2011.

Nugraha, Muyawan S. Guru Zaman Now. Yogyakarta: Zahri Publishing, 2018.

Papasi, Jafarhari. “Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Kerja Kelompok Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Di SMP Negeri I Totikum Sulawesi Tengah.” Jurnal Paedagogy: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 7, no. 4 (2020): 339–347. http://139.59.120.216/index.php/pedagogy/article/view/2879.

Pasaribu, Andar Gunawan. Aplikasi Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen Yang Alkitabiah. Medan: Mitra, 2015.

Rofa’ah. Pentingnya Kompetensi Guru Dalam Kegiatan Pembelajaran Dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Deepublish, 2016.

Ruhiat, A. Profesionalisme Guru: Berbasis Pengembangan Kompetensi. Bandung: Wahana IPTEK Bandung, 2014.

Sahiu, Sifra, and Hengki Wijaya. “The Relationship between Extrinsic Learning Motivation to Psychomotor Learning Outcomes in Grade V Christian Subjects at Zion Makassar Elementary School.” Jurnal Jaffray 15, no. 2 (2017): 231–248. https://ojs.sttjaffray.ac.id/JJV71/article/view/262.

Salamor, Jenny M. “Hubungan Antara Pemberian Reward Dari Guru Dengan Motivasi Berprestasi Siswa Di SMA Kristen Halmahera Utara.” Hibualamo : Seri Ilmu-Ilmu Sosial dan Kependidikan 1, no. 1 (2017): 21–29. http://journal.unhena.ac.id/index.php/HibSos/article/view/28.

Sardiman, A.M. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2011.

Sari, Dwi Novita. “Upaya Preventif Guru Kristen Dalam Menghadapi Degradasi Moral Anak.” Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 1 (2019): 79–100. https://doi.org/10.35909/visiodei.v1i1.11.

Sijabat, B.S. Mengajar Secara Profesional. Bandung: Kalam Hidup, 2017.

Situmorang, Solida. “Motivasi Panggilan Guru PAK.” Kerusso: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2017): 1–14. https://ejournal.sttoi.ac.id/index.php/kerusso1/article/view/51.

Sumiati dan Asra. Metode Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima, 2016.

Suprihatiningrum, Jamil. Guru Profesional: Pedoman Kinerja, Kualifikasi, & Kompetensi Guru. Jogjakarta, 2016.

Suryosubroto, B. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah: Wawasan Baru, Beberapa Metode Pendukung, Dan Beberapa Komponen Layanan Khusus. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.

Susanto, Herry. “Panggilan Sosial Gereja Berdasarkan Pelayanan Yesus Dalam Lukas 4:18-19: Sebuah Upaya Merevitalisasi Pelayanan Gereja.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 19, no. 1 (2020): 97–112. https://doi.org/10.36421/veritas.v19i1.356.

Syarbini, Amirulloh. Buku Panduan Guru Hebat Indonesia: Rahasia Menjadi Guru Hebat Dengan Kualitas Public Speaking, Menulis Buku & Artikel Di Media Massa. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2015.

Tindagi, Magdalena Grace K. “Yesus : Sosok Guru Agung ( Kompetensi Dan Profesionalitas Dasar Guru Pak ).” Missio Ecclesiae 5, no. 1 (2016): 1–21. https://jurnal.i3batu.ac.id/index.php/me/article/view/55.

Tu’u, Tulus. Pemimpin Kristen Yang Berhasil. Bandung: Bina Media Informasi, 2010.

Published
2021-04-29
How to Cite
Gule, Yosefo. “Pentingnya Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Motivasi Siswa Belajar Pendidikan Agama Kristen”. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 5, no. 1 (April 29, 2021): 89-104. Accessed October 20, 2021. http://journal.stt-abdiel.ac.id/JA/article/view/183.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.