BENTUK KOMPOSISI MUSIK GAMELAN DAN REFLEKSI TEOLOGIS ATAS “KU SUKA MENGABARKAN”

  • Alfa Kristanto Sekolah Tinggi Theologia Abdiel
  • Denny Dwiatmadja Kristianto Sekolah Tinggi Theologia Abdiel
Keywords: Gamelan, GBI Ngembak Semarang, hymn, Ku Suka Mengabarkan, lyric

Abstract

This article focuses on how Gereja Baptis Indonesia (GBI) Ngembak Semarang used Gamelan and a hymn they sang at worship on Sunday, 24th September 2017, namely Ku Suka Mengabarkan. Based on how GBI has been using Gamelan and by analyzing lyrics of Ku Suka Mengabarkan, this article shows that the Church does not only partake in preserving local Javanise traditional music but also nurture her members by singing hymns that their lyrics could affect their spirituality formating.

References

Banoe, Pono. Pengantar Pengetahuan Harmoni. Yogyakarta: Kanisius, 2003.

Bastomi, Suwaji. Seni dan Budaya Jawa. Semarang: IKIP Semarang Press, 1992.

Ejawati, Ninik. Bentuk Penyajian dan Fungsi Kesenian Tradisional Odrot di Desa Sumberejo Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, 1998.

Hartayo, Jimmy. Musik Konvensional Dengan “Do Tetap". Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama, 1994.

Indrawan, Bagus dkk. Bentuk Komposisi dan Pesan Moral dalam Pertunjukan Musik Kiai Kanjeng. Chatarsis: Jurnal Of Art Education 5, no. 2 (2016): 114-122.

Jamalus. Pengajaran Seni Musik Melalui Pengalaman Musik. Jakarta: Depdikbud, 1988.

Prier, Karl–Edmund S. J. Ilmu Harmoni. Yogyakarta: PML, 2009.

Peursen CA. Van. Strategi Kebudayaan. Yogyakarta: Depdikbud, 1981.

Purwadarminto. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1987.

Soedarsono, R.M. Pengaruh Perubahan Sosial terhadap Perkembangan Seni Pertunjukan di Indonesia, dalam Simposium Internasional Ilmu-ilmu Humaniora V di Universitas Gadjah MadaYogyakarta. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada,1998.

Soeroso. Bagaimana Bermain Gamelan. Jakarta: Balai Pustaka, 1993.

Suharto. Perkembangan Seni Kriya di Indonesia. Yogyakarta, 1998.

Sukohardi, Al. Teori Musik Umum. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi, 2009.

Triyanto. Pendidikan Seni Sebagai Proses Enkulturisasi Nilai-nilai Budaya dalam media FPBS IKIP Semarang No. 4 Tahun XVI, 1993.

Published
2018-04-12
How to Cite
.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.