ANALISIS TANTANGAN DAN KESEMPATAN MENGGUNAKAN MUSIK TRADISIONAL DALAM IBADAH KRISTEN

  • Rahel Sermon Harapani Daulay Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta
Keywords: gereja; ibadah; inkarnasi; musik; tradisional

Abstract

Musik tradisional saat ini menjadi hal yang menarik untuk didiskusikan, secara khusus ketika dikaitkan dengan ibadah Kristen. Apakah musik tradisional tepat atau masih relevan digunakan di dalam ibadah? Pertanyaan seperti ini sering kali muncul dalam diskusi dan jawaban untuk pertanyaan ini tidaklah mudah, oleh karena banyak sekali perspektif dan pendekatan disiplin ilmu yang harus ditelaah dalam rangka menghadirkan jawaban yang tepat. Penelitian dalam tulisan ini untuk memperlihatkan tantangan dan peluang penggunaan musik tradisional, ditinjau dari sisi teologis maupun musikologis. Penulis menggunakan Gereja dan Sekolah Tinggi Teologi sebagai lingkup penelitian, oleh karena kedua lembaga ini merupakan wadah di mana proses edukasi dapat diterapkan sekaligus dapat membawa pengaruh yang lebih luas. Untuk mengumpulkan data yang terjadi di lapangan, penulis melakukan wawancara kepada beberapa pelayan musik ibadah dan juga pemimpin gereja, termasuk di dalamnya sumber yang didapat penulis dari pengalaman di lapangan. Selain itu, penulis juga akan melengkapi penelitian ini melalui studi pustaka terhadap isu-isu terkait. Proses penelitian tersebut membuka wacana berpikir kita tentang musik tradisional. Melalui penjabaran analisis tentang tantangan dan peluang penggunaan musik tradisional, kita dapat semakin mengenal bahwa musik tradisional adalah warisan sejati yang dimiliki seseorang maupun komunitas. Musik tradisional merupakan sebuah cara untuk mengekspresikan Allah yang berinkarnasi yang patut kita rayakan dalam ibadah. Melalui tulisan ini, penulis berharap musik tradisional dapat semakin dihargai dan dilestarikan.

References

Begbie, Jeremy S. (2011). Resonant Witness: Conversations Between Music and Theology. Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company.

Chupungco, Anscar. (1992). Liturgical Inculturation Sacramentals, Religiosity, and Catechesis. Minnesota: The Liturgical Press.

Eskew, Harry and Hugh T. McElrath. (1995). Sing with Understanding: An Introduction to Christian Hymnology. Nashville: Church Street Press.

Fortunato, Frank, et. al. (2006). All the World is Singing: Glorifying God through the Worship Music of the Nations. Amerika: Athentic Publishing.

Friesen, A. W. D. (1982). A methodology in the development of indigenous hymnody. Missiology, 10(1), 83–96.

I to Loh. Contextualization versus Globalization: A Glimpse of Sounds and Symbols in Asian Worship. Diakses pada tanggal 10 September 2019, dari https://ism.yale.edu/sites/default/files/files/Contextualization%20versus%20Globalization.pdf.

Kristanto, A. (2019). KONTEKSTUALISASI GAMELAN JAWA DI GEREJA BAPTIS INDONESIA (GBI) NGEMBAK. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 2(1), 19-31. https://doi.org/10.37368/tonika.v2i1.40

Mulyana, Anton Rustandi. (2019). Etnomusikologi di antara keilmuan murni dan terapan. Ceramah, Graha Bakti Budaya, Jakarta. 10 September 2019.

Nakagawa, Shin. (1999). Musik dan Kosmos: Sebuah Pengantar Etnomusikologi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Pandopo, H.A. (1984). Menggubah Nyanyian Jemaat. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Sasongko, M. (2019). MUSIK ETNIK DAN PENGEMBANGAN MUSIK GEREJA. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 2(1), 32-47. https://doi.org/10.37368/tonika.v2i1.41

Senn, Frank C. (2012). Introduction to Christian Liturgy. Minneapolis: Fortress Press.

Webber, Robert E. (1999). Worship is a Verb: Eight Principles for Transforming Worship. Massachusetts: Hendrickson Publishers.

_______________. (2008). Ancient-Future Worship: Proclaiming and Enacting God’s Narrative. Michigan: Baker Books.

Wren, Brian. (2000). Praying Twice: The Music and Words of Congregational Song. Louisville: Westminster John Knox Press.

Published
2020-12-08
How to Cite
Daulay, R. (2020). ANALISIS TANTANGAN DAN KESEMPATAN MENGGUNAKAN MUSIK TRADISIONAL DALAM IBADAH KRISTEN. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 3(2), 76-87. https://doi.org/10.37368/tonika.v3i2.170
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.