KREATIVITAS DALAM METODE EKSPLORASI NILAI ESTETIS PENCIPTAAN MUSIK ETNIS DI MASA PANDEMI COVID-19

  • Michael Hari Sasongko Pascasarjana Musik Gereja, STT Abdiel
  • Supriyadi Supriyadi FSP ISI Yogyakarta
Keywords: kreasi; kreativitas; media sosial; musik etnik; nilai estetis

Abstract

Pandemi Covid-19  telah mengubah kehidupan manusia di berbagai aspek. Yang sebelumnya ‘normal’ menjadi ‘tidak normal’. Kondisi yang tidak normal ini sering disebut “new normal”. Untuk menghindari persebaran virus, secara sosial manusia harus berada di rumah, bekerja di rumah, dan menghindari kerumunan. Kondisi ini tentu saja sangat berpengaruh pada kehidupan/eksistensi pergelaran musik etnik, terutama yang dilakukan secara langsung atau “live”. Kini eksistensi musik ini sangat tergantung pada media. Di dalam tulisan ini dideskripsikan upaya para komponis musik etnis dalam mengeksplorasi nilai-nilai estetis di dalam musik etnik. Dari hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa seyogianya para komponis kini tidak lagi boleh berparadigma konvensional. Ia harus mempertimbangkan aspek di luar musik yakni teknologi. Hal ini semakin menunjukkan bahwa studi musik etnik bersifat interdisipliner. Seorang komponis, dengan demikian harus menguasasi media, terutama teknologi media pengambilan gambar atau kamera.

References

Ardana, I Ketut. (2017). “Metode Penciptaan Karya-karya Baru Karawitan Bali,” dalam Karya Cipta seni Pertunjukan (Yudiaryani, ed). Yogyakarta: J.B. Publisher.

Avitia, Maria J. (2014). “Teaching the Foundation of the Field: A Content Analysis of Potential Creativity Texts,” dalam Jurnal Psychology of Aesthetics, Creativity and The Arts, Vol. 8. No.3.

Bandem, I Made. (2017). “Metodologi Penciptaan Seni” dalam Karya Cipta Seni Pertunjukan, (Yudiayani, ed.). Yogyakarta: J.B. Publisher.

Correia, Carlos-Joao. (2019). “Sussane K. Langer and the Definition of Art,” dalam Eidos A Journal for Philosophy of Culture.

Hamilton, Andy. (2007). Aesthetics and Music. New York: Continuum.

Junaedi, Deni. (2016). Estetika: Jalinan Subjek, Objek, dan Nilai. Yogyakarta: Artcif.

Littlejohn, Stephen W & Karen A, Foss. (2011). Theories of Human Commnunication. Illinois: Wapeland Press, Inc.

Marinis, Marco de. (1993). The Semiotics of Performance. USA: Indiana University press.

Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary. (2001). “Create”; “Creation”; “Creative”, “Creativity”. Springfield, Massachusettts, U.S.A.

Nichols, Bryan E. (2020). “Equity in Music Education: Access to Learning during the Pandemic and Beyond,” dalam Sage Journals.

Nobre, Gilherme (2020). “Creative Economy and Covid-19 Automation and the New Econony.” https:/www.researchgate.net/publication/340438912. DOI: 10.13140/RG.2.2.16293.04326/1.

Park, Namgyoo Kenny dan Wanjin Jang. (2020). “How to Organize Creative and Innovative Teams: Creative Selaf-Efficacy and Innovative Team Performance, “ dalam Creativity Research Journal.

Pidato dan Laporan Rektor. (2019). “Kecerdasan Buatan dalam Seni di Era Revolusi Industri 4.0”. Yogyakarta: Panitian Dies Natalis XXXV ISI Yogyakarta.

Prier, Karl-Edmund. (1996). Ilmu Bentuk Musik. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi.

Salvador, Elisa, et.al., (2020). Creative Industry and Covid-19 Pandemic. Routledge Research in the Creative and Cultural Industries Series.

Sobur, Alex. (2006). Semiotika Komunikasi. Bandung: Rosda.

Sternberg, Robert J. “The Concept of Creativity: Prospect and Paradigm,” dalam Handbook of Creativity (Robert J. Sternberg (ed.). Cambridge: Cambridge University Press.

Sudiarja, A. (1981). Sussane K. Langer: Pendekatan Baru dalam Estetika,” dalam Manusia Multi-Dimensional: Sebuah Renungan Filsafat (Editor M. Sastrapratedja, Jakarta: Gramedia.

Supanggah, Rahayu (2009). Bothekan Karawitan II. Surakarta: ISI Press Surakarta.

Tollefsen, Debora. (2014). “Social Ontology,” dalam Philosophy of Social Science (Nancy Cartwright dan Eleonora Montuschi, ed.), New York: Oxford University Press.

Wolff, Janet. (1993). The Social Production of Art. New York; New York University Press.

----------------. (1999). “Cultural Studies and the Sociology of Culture,” dalam Invisible Culture: an Electronic Journal for Visual Studies.

Published
2020-12-08
How to Cite
Sasongko, M., & Supriyadi, S. (2020). KREATIVITAS DALAM METODE EKSPLORASI NILAI ESTETIS PENCIPTAAN MUSIK ETNIS DI MASA PANDEMI COVID-19. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 3(2), 103-115. https://doi.org/10.37368/tonika.v3i2.174
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.