Bentuk Pertunjukan dan Fungsi Musik Ma’dandan dalam Kristen

  • Yustin Rati Anugerah Universitas Negeri Semarang
  • Wahyu Lestari Universitas Negeri Semarang
Keywords: bentuk pertunjukan; fungsi musik; Ma’Dandan

Abstract

Musik ma’dandan merupakan pertunjukan dalam penyajian ma’dandan. Penyajian ma’dandan terdapat nyanyian yang mengandung makna dalam kekristenan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk pertunjukan dan fungsi musik ma’dandan dalam Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian dari bentuk pertunjukan dan fungsi musik ma’dandan dalam Kristen yaitu dilakukan oleh sekelompok kaum wanita, yang dilantunkan dalam bentuk gerakan dan nyanyian, dimana nyanyian tersebut terdiri dari syair yang menggunakan bahasa Toraja dan memiliki fungsi estetika dalam masyarakat Kristen yakni mensyukuri kemurahan Tuhan, lewat berkat-Nya bagi seluru rumpun keluarga, sehingga dipertemukan dalam keadaan baik dan bersukacita bersama masyarakat setempat atas selesainya pembangunan rumah adat Tongkonan Toraja. Masyarakat Toraja khususnya di Lembang Bululangkan sebagai orang Kristen beranggapan bahwa mengucap syukur adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan, oleh karena masyarakat Toraja meyakini bahwa segala apa yang dimiliki adalah kepunyaan Tuhan. Jadi, dengan melantunkan nyanyian dan tari-tarian merupakan salah satu hal yang penting dalam mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa.

References

Ahmadi, & Lestari, W. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif Kooperatif Musik Ritmis Berbasis Multimedia Di Sma Negeri 3 Pati. Catharsis: Journal of Arts Education, 1(2).

Amri Ulil Albab An Nahdi. (2018). Makna pesan kesabaran ibu dalam film ibu (analisis semiotik charles shanders pierce).

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. CV Jejak.

Bahatmaka, A., & Lestari, W. (2012). Fungsi Musik Dalam Kesenian Kuntulan Kuda Kembar Di Desa Sabarwangi Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan Sebagai Sarana Integrasi Sosial. Catharsis: Journal of Arts Education, 1(2).

Jazuli, M. (2014). Sosiologi Seni (2nd ed.). GRAHA ILMU.

Kinesti, R. D. A., & Lestari, W. (2015). Pertunjukan Kesenian Pathol Sarang Di Kabupaten Rembang. Catharsis, 4(2), 107–114.

Kobong, T. (2008). Injil dan Tongkonan (1st ed.). BPK Gunung Mulia.

Kristanto, A. (2020). karakter vokal dalam diri penyaji dan biasanya disajikan dalam bentuk konser . yaitu menggunakan suara atas dan ringan . Teknik bernyanyi mulai berkembang. Penelitian Dan Pengkajian Seni, 3(2), 128–137.

Mahyudi, D. (2006). Pendekatan Antropologi Dan Sosiologi Dalam Studi Islam. Pendekatan Antropologi Dan Sosiologi Dalam Studi Islam, 34(11), 205–228.

Nugroho, F. (2015). Kebudayaan Masyarakat Toraja (1st ed.). JP BOOKS.

Pradewi, S., & Lestari, W. (2012). Eksistensi Tari Opak Abang Sebagai Tari Daerah Kabupten Kendal. Eksistensi Tari Opak Abang Sebagai Tari Daerah Kabupten Kendal, 1(1), 1–12.

Triyanto. (2021). Estetika Program Studi Pendidikan Rupa / Seni Rupa (Issue 024).

Triyono, D. (2013). Bentuk Petunjukan dan Fungsi Musik dalam Ansambel “The Concerto” di Semarang. Harmonia, 87 hal. http://lib.unnes.ac.id/19588/

Wicaksono, H. Y. (2009). Kreativitas dalam Pembelajaran Musik. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/cp.v1i1.42

Wisnawa, K. (2020). Seni Musik Tradisi Nusantara (1st ed.). Nilacakra.

Published
2021-11-28
How to Cite
Anugerah, Y., & Lestari, W. (2021). Bentuk Pertunjukan dan Fungsi Musik Ma’dandan dalam Kristen. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 4(2), 133-144. https://doi.org/10.37368/tonika.v4i2.251

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.