Mengenang Sejarah, Merefleksikan Penyertaan Allah: Sebuah Rancangan Ibadah Peringatan Terbebasnya Gereja Toraja dari Kekuasaan DI/TII

  • Nugraheni Setiawati Yusuf Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta
Keywords: DI/TII, Gereja Toraja, ibadah peringatan

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menawarkan sebuah konsep pengenangan sejarah Gereja Toraja pada masa kekuasaan DI/TII dalam bentuk ibadah peringatan. Ibadah peringatan ini menjadi ruang bagi para saksi yang masih hidup untuk menyatakan kesaksian imannya yang merasakan penyertaan Allah dalam melalui berbagai penderitaan pada masa kekuasaan DI/TII—mengingat selama ini mereka belum pernah diberi ruang atau kesempatan untuk menyatakan kesaksian imannya itu. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis-teologis. Pendekatan historis-teologis yang dipakai dalam tulisan ini memperlihatkan aspek-aspek penting dari ibadah peringatan. Ibadah tidak hanya menjadi simbol perayaan karya keselamatan Allah bagi umat manusia, namun di dalamnya umat juga menampakkan kehadiran gereja serta ajarannya bagi dunia. Demikian halnya melalui ibadah peringatan terbebasnya Gereja Toraja dari kekuasaan DI/TII dapat terselenggara koinonia (persekutuan), martyria (kesaksian), kerygma (pemberitaan Injil), serta didache (pengajaran). Melalui ibadah peringatan terbebas dari kekuasaan DI/TII, Gereja Toraja maupun umat Kristen lainnya dapat mengenang sejarah penderitaan pada masa DI/TII dan merefleksikan penyertaan Allah.

References

Anggui, A. J. Tiga Pendeta Pertama Dari Toraja: Mereka Yang Mengambil Alih Kepemimpinan Pada Masa Sulit. Rantepao: LOLO, 2013.

Ansar, Widia Astuti, Ahmadin, and M. Rasyid Ridha. “Bulukumba Di Tengah Pergolakan DI/TII 1952-1965.” Jurnal Pattingalloang 5, no. 2 (2018): 72–86.

Aritonang, Jan S. Sejarah Perjumpaan Kristen Dan Islam Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.

Bigalke, Terance W. Sejarah Sosial Tana Toraja. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2019.

Channel, TS. “Jejak Pekabaran Injil Gereja Toraja Wilayah Seko, Rongkong.” Indonesia, 2021. https://www.youtube.com/watch?v=vYEIyteUlag.

End, Th. van den. “Kata Pengantar.” In Masa Penganiayaan, Masa Pertumbuhan: Dokumen-Dokumen Mengenai Sejarah Jemaat-Jemaat Kristen Toraja Di Wilayah Kekuasaan DI-TII, 1942-1972, edited by Th. van den End. Makassar: Yayasan Oase Intim, 2020.

_______________. Tafsiran Alkitab Surat Roma. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.

Hakh, Samuel Benyamin. Perjanjian Baru: Sejarah, Pengantar, Dan Pokok-Pokok Teologisnya. Bandung: Bina Media Indonesia, 2010.

Ismail, Faisal. Ideologi Hegemoni Dan Otoritas Agama: Wacana Ketegangan Kreatif Islam Dan Pancasila. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 1999.

Lambe’-Sangka’, Hermin. Rumah Seratus Jendela: Kesaksian Seorang Martir. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010.

Malino, Yan, and Daniel Ronda. “Sejarah Pendidikan Sekolah Kristen Gereja Toraja Suatu Kajian Historis Kritis Tentang Peran Gereja Toraja Melaksanakan Pendidikan Sekolah Kristen Dari Masa Zending Sampai Era Reformasi.” Jurnal Jaffray 12, no. 1 (2014): 35–70.

McGowan, Andrew B. Ancient Christian Worship: Early Church Practices in Social, Historical, and Theological Perspective. Grand Rapids, Michigan: Baker Academic, 2014.

Musik, Komisi Liturgi &. Buku Liturgi Gereja Toraja. Rantepao: Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, 2017.

Newman, Barclay M., and Eugene A. Nida. Pedoman Penafsiran Alkitab: Surat Paulus Kepada Jemaat Di Roma. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia: Yayasan Karunia Bakti, 2012.

Ngelow, Zakaria J. “Sejarah Singkat Masyarakat Seko.” In Malea Allo Mepantu’, Borrong Bulan Meampangngi: Masyarakat Seko Pada Masa DI/TII (1951-1965): Kumpulan Karangan Mengenai Sejarah, Masyarakat, Dan Kebudayaan Seko, edited by Zakaria J. Ngelow and Martha Kumala Pandonge, 1–28. Makassar: Yayasan Ina Seko, 2008.

Palatte, Jeni. “Analisis Pertumbuhan Iman Gereja Toraja Jemaat Situru’ Pada Masa Konflik DI/TII 1952-1966.” BIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 3, no. 1 (2020): 76–89.

Rachman, Rasid. Hari Raya Liturgi: Sejarah Dan Pesan Pastoral Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2014.

_________________. Pembimbing Ke Dalam Sejarah Liturgi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2014.

Sahajuddin, Abdul Hafid, and Rosdiana Hafid. “Gerakan DI/TII Di Sulawesi Selatan Dalam Kajian Sumber Sejarah Lisan 1950-1965.” Seminar Series in Humanities and Social Sciences, no. 1 (2019): 49–67.

Taruk, Luther. Perhatikan Dan Contohlah Iman Mereka: Refleksi 100 Tahun Injil Masuk Toraja. Rantepao: SULO, 2013.

Wright, N. T. “The Letter to The Romans: Introduction, Commentary, and Reflections.” In The New Interpreter’s Bible Volume X: General Articles & Introduction, Commentary, & Reflections for Each Book of the Bible, Including the Apocryphal/Deuterocanonical Books, edited by Harriet Jane Olson, 393–769. Nashville: Abingdon Press, 2002.

Wulandari, Eka, Jumadi, and La Malihu. “Aktivitas Gerombolan DI/TII Dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Sidrap 1950-1965.” Jurnal Pattingalloang 7, no. 2 (2020): 160–171.

Yusuf, Nugraheni Setiawati. “Suara Luka Dari Jantung Sulawesi: Tinjauan Kritis Pengalaman Historis Komunitas Kristen Seko Pada Masa DI/TII Dari Perspektif Trauma Kolektif Yang Dipresentasikan Dalam Pementasan Drama.” Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta, 2018.

Published
2022-04-28
How to Cite
Yusuf, Nugraheni. “Mengenang Sejarah, Merefleksikan Penyertaan Allah: Sebuah Rancangan Ibadah Peringatan Terbebasnya Gereja Toraja Dari Kekuasaan DI/TII”. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 6, no. 1 (April 28, 2022): 19-38. Accessed October 1, 2022. https://journal.stt-abdiel.ac.id/JA/article/view/297.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.