Proses Pembuatan dan Fungsi Sequencer dalam Aransemen Musik Ibadah di Petra Community Church Semarang

Authors

  • Calvin Christian Sonjani Sekolah Tinggi Teologi Abdiel
  • Dody Candra Harwanto Sekolah Tinggi Teologi Abdiel

DOI:

https://doi.org/10.37368/tonika.v5i2.469

Keywords:

aransemen; fungsi; musik digital; musik gereja; sequencer

Abstract

Seiring perkembangan digital yang semakin maju terutama di bidang musik, beberapa gereja merespons kemajuan yang terjadi dengan mulai menerapkan sequencer dalam format musik peribadahan. Salah satunya adalah gereja Petra Community Church yang menggunakan sequencer dalam aransemen musik peribadahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan dan fungsi sequencer dalam aransemen ibadah di Petra Community Church Semarang. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian kualitatif. Adapun lokasi penelitian ini dilakukan di Petra Church Community Semarang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi pustaka, dengan teknik analisis data yaitu tahap reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Narasumber dalam penelitian ini antara lain koordinator musik di Petra Community Church, musik direktor di Petra Community Church, serta pelayan musik kebaktian minggu di Petra Community Church Semarang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sequencer dapat membantu membuat suasana musik dalam ibadah bisa lebih dirasakan oleh jemaat, sebagai acuan tempo, guide sequencer dapat menjadi acuan aransemen, sequencer juga berfungsi sebagai layer tambahan atau sebagai backing layer, dan dapat memberikan aba-aba hitungan ataupun bagian lagu yang akan dimainkan. Proses pembuatannya yaitu 1) menentukan tempo dan nada dasar, 2) membuat guide, 3) menambahkan layer-layer, 4) memberi voice over, 5) menambahkan eq dan reverb untuk hasil akhir.

References

Ensiklopedia Dunia, p2k.stekom.ac.id, last modified 2022, accessed 29 Mei, 2022, https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Music_sequencer

Korg Krome Spesification, Korg.com, last modified 2021, accessed 26 September, 2021https://www.korg.com/us/products/synthesizers/krome/page_4.php

Pusat Ilmu pengetahuan, p2k.stekom.ac.id, last modified 2022, accessed 19 September, 2022,https://p2k.unkris.ac.id/id3/1-30652962/MusicSequencer_237442_unusa_p2k unkris.html

Andriyanto, R. M. A. (2020). Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Teknologi Musik Melalui Penerapan Pembelajaran Software Digital Audio Workstation. Grenek Music Journal, 9(2), 15-28. https://doi.org/10.24114/grenek.v9i2.19392

Dewatara, G. W., & Agustin, S. M. (2019). Pemasaran Musik Pada Era Digital Digitalisasi Industri Musik Dalam Industri 4.0 Di Indonesia. WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 18(1), 1-10. https://doi.org/10.32509/wacana.v18i1.729

Firmansyah, F. (2016). Proses Aransemen Lagu Dalam Bentuk Musik Tema Dan Variasi. Jurnal Sitakara, 1(1), 15-39. https://doi.org/10.31851/sitakara.v1i1.703

Laksono, Y. T. (2018). Teknologi Pengembangan Digital Dalam Mengembangkan Komposisi Dan Aransemen Pada Musik Menggunakan Software Cubase. Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik, 1(1), 30-33. https://doi.org/10.26740/vt.v1n1.p30-33

Sirait, R. A. (2021). Tujuan dan Fungsi Musik dalam Ibadah Gereja. Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni, 4(1), 11–21. https://doi.org/10.37368/tonika.v4i1.234

Downloads

Published

27-11-2022

How to Cite

Proses Pembuatan dan Fungsi Sequencer dalam Aransemen Musik Ibadah di Petra Community Church Semarang. (2022). Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 5(2), 147-165. https://doi.org/10.37368/tonika.v5i2.469