Wujud Akulturasi Musik Iringan Kuda Kepang Tedja Timur Singapura

Authors

  • Angga Bimo Satoto Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia https://orcid.org/0009-0002-0236-0109
  • Uli Rizky Nareswari Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Silih Wigaringtyas Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37368/tonika.v9i1.879

Keywords:

akulturasi, kuda kepang, Tedja Timur

Abstract

Kuda kepang merupakan wujud tarian tradisional Jawa yang kelestariannya terus terjaga. Bahkan di Singapura terdapat sebuah sanggar kuda kepang. Karena keberadaannya di luar Jawa tentu terdapat beberapa adaptasi baik dari segi gerakan dan iringannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud akulturasi musik yang terdapat pada iringan kuda kepang Tedja Timur yang ada di Singapura. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini berasal dari hasil observasi langsung dan tidak langsung, serta wawancara langsung dengan ketua kelompok kesenian Tedja Timur yaitu Iswandiarjo. Sedangkan data sekunder berasal dari hasil penelitian berupa artikel atau buku yang relevan dengan kajian ini. Cara analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga alur yaitu kondensasi data, penyajian data, simpulan. Pengesahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya akulturasi dalam iringan kuda kepang Tedja Timur di Singapura. Akulturasi tersebut terdapat pada jenis instrumen yang digunakan yaitu perpaduan antara beberapa perangkat gamelan Jawa, jidur, kendang Sunda, snare dan cymbal. Akulturasi juga ditemukan pada komposisi garap musik dan vokal yaitu dengan memadukan berbagai instrumen namun tetap berpegang pada struktur tabuhan jaranan sentherewe yang berasal dari Tulungagung, namun syair vokalnya menggunakan bahasa Melayu.

References

Afrianto, B. (2022). Akulturasi Budaya pada Orkes Irama Padang Pasir di Kota Binjai. TALENTA Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA). https://doi.org/10.32734/lwsa.v5i5.1651

Alhazmi, A. H. (2023). Analisis Tata Kelola Seni Pertunjukan di Taman Budaya Yogyakarta. Jurnal Tata Kelola Seni, 9.

Dunjui, G., & Khvatova, S. (2024). Mastering Percussion Instruments of the European Academic Tradition by Chinese Musicians in the 20th 21st Centuries. Scientific and Analytical Journal Burganov House. The Space of Culture, 20(6), 102–114. https://doi.org/10.36340/2071-6818-2024-20-6-102-114

Halimatus’diah, V., Windi Ledhianti, & Kusno, K. (2025). Eksplorasi Alat Musik Saron Dalam Gamelan Banyumas: Sebuah Kajian Etnomatematika. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 8(3), 802–809. https://doi.org/10.30605/proximal.v8i3.5991

Harminto, B. (2023). Hubungan Kesenian Folklasik Badui Bertajuk Religi di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. INVENSI: Jurnal Penciptaan Dan Pengkajian Seni, 8(1).

Kiswanto, Nugroho, W., & Prihatin, W. (2024). Model Pengembangan Iringan Tari Jaran Kepang. Jurnal Panggung, 34(3).

Kusumastuti, E., & Widjajantie, K. (2020). Pola Interaksi Simbolik Dan Pewarisan Kesenian Jaran Kepang Semarangan Berbasis Agil di Era Disrupsi. MUDRA Jurnal Seni Budaya, 35(3), 337–343.

Martopangrawit. (1969). Pengetahuan Karawitan I. Dewan Mahasiswa Akademi Seni Karawitan Indonesia.

Martopangrawit. (1975). Pengetahuan Karawitan II. ASKI.

Muasmara, R., & Ajmain, N. (2020). Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara. TANJAK: Journal of Education and Teaching, 1(2), 111–125. https://doi.org/10.35961/tanjak.v1i2.150

Narulita, D. I. (2019). Kepret Kamale: Karya Tari Pengembangan dari Tari Jaipongan dan Pop Danca. Joged, 13(2).

Pigeaud, T. (1938). Javaanse Volksvertoningen: Bijdrage tot de Beschrijving van Land en Volk (Kanjeng Raden Tumenggung Muhammad Husodo Pringgokusumo, Tran.). Volkslectuur.

Radhia, H. A. (2016). Dinamika Seni Pertunjukan Jaran Kepang di Kota Malang. Jurnal Kajian Seni, 02(02), 164–177.

Rahayu, S. (2018). Estetika Wangsalan dalam Lagu Sindhenan Karawitan Jawa. Gelar: Jurnal Seni Budaya, 16(1).

Rivaldy, S., Gunawan, I., & Kurdita, E. (2024). Instrumentasi Pola Tabuh Tambur dan Jidur Pada Ansambel Tanji Kuda Renggong. Swara: Jurnal Antologi Pendidikan Musik, 4. https://doi.org/10.17509/xxxx.xxx

Setyawan, A. D., Arief, A., & Al Masjid, A. (2017). Analisis Instrumen Kendang dalam Karawitan Jawa Ditinjau Dari Nilai Luhur Tamansiswa. Jurnal JPSD, 4(2). https://doi.org/10.26555/jpsd

Simanjuntak, F., Purba, M., & Sebayang, V. A. (2024). Akulturasi dan Struktur Penyajian Musik Kontemporer pada Upacara Adat Mangongkal Holi. Jurnal Darma Agung, 32(3).

Subandi. (2011). Deskripsi Kualitatif Sebagai Satu Metode dalam Penelitian Pertunjukan. Harmonia, 11, 173–179.

Sugiarto, M. O. S., & Yanuartuti, S. (2022). Akulturasi Pertunjukan Jaranan Pegon di Trenggalek. Jurnal Seni Tari, (1). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst

Sumaryono. (2011). Antropologi Tari Dalam Persepektif Indonesia. ISI Yogyakarta.

Supanggah, R. (2002). Bothekan Karawitan 1. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Supanggah, R. (2007). Bothekan Karawitan 2. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.

Supardi. (2013). Ricikan Struktural salah satu Indikator pada Pembentukan Gending dalam Karawitan Jawa. Keteg, 13(1).

Tiani, N., Rochayati, R., Siswanto, S., Pertunjukan, P. S., & Kunci, K. (2023). Struktur Tari Kuda Lumping di Desa Saleh Mukti Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2, 2023.

Tuti, O. :, Dosen, A., Tarbiyah, F., Uin, K., & Riau, S. (2012). Pantun Dalam Kehidupan Melayu (Pendekatan historis dan antropologis). Jurnal Sosial Budaya, 9(2).

Wozniak, A. M. (2024). Forging a Lineage: Kinship, Mobility, and the Zildjian Cymbal. Journal of the Society for American Music, 18(3), 217–244. https://doi.org/10.1017/S1752196324000245

Yunanto, N. Y., & Kususmastuti, E. (2025). Bentuk dan Fungsi Pertunjukan Tari Kuda Lumping “Masal Dewasa” : Studi Etnokoreologi di Paguyuban Turonggo Budhoyo Masiran. Greget: Jurnal Kreativitas Dan Studi Tari, 24(1). https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/greget

Downloads

Published

28-05-2026

How to Cite

Wujud Akulturasi Musik Iringan Kuda Kepang Tedja Timur Singapura. (2026). Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 9(1), 59-70. https://doi.org/10.37368/tonika.v9i1.879