PERAN ORANG-ORANG TIONGHOA DALAM PEKABARAN INJIL: KAJIAN HISTORIS TERBENTUKNYA JEMAAT TIONGHOA DI JAWA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.37368/ja.v4i1.120Keywords:
Gereja Tionghoa, Misionaris Tionghoa, PenginjilanAbstract
Keberadaan gereja-gereja yang berlatar belakang Tionghoa di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari pekerjaan misionaris yang dilakukan oleh penginjil Eropa atau penginjil Tionghoa. Meskipun memiliki peran besar dalam menyebarkan Injil, peran penginjil Tionghoa belum dibahas dengan baik, tidak seperti misionaris Belanda. Artikel ini mencoba menganalisis peran orang-orang Indonesia keturunan Tionghoa dalam penginjilan kepada sesama kelompok etnis mereka yang nantinya akan menjadi fondasi bagi gereja-gereja Tionghoa di Jawa Barat di era pra-kemerdekaan. Setidaknya ada enam tokoh yang memainkan peranan penting dalam proses pekabaran Injil di Indramayu, Batavia, Bandung, dan Cirebon pada abad ke-19. Mereka bertindak sebagai perintis sekaligus pemimpin jemaat Tionghoa di kota-kota tersebut. Meskipun para pekabar Injil ini pertama kali mendengarkan tentang Yesus Kristus dari para misionaris Belanda, tetapi tidak dapat dikatakan bahwa kekristenan di kalangan masyarakat Tionghoa di Jawa Barat merupakan warisan zending Barat semata, karena jemaat-jemaat Tionghoa sudah terbentuk sebelum badan misi NZV datang ke Jawa Barat. Melalui artikel ini kita dapat memperoleh kesamaan pola penginjilan, mengetahui proses pertobatan, serta alasan-alasan orang Tionghoa di Jawa Barat beralih menjadi Kristen.
References
Coppel, Charles A. Tionghoa Indonesia Dalam Krisis. Jakarta: Sinar Harapan, 1994.
Culver, Jonathan E. Sejarah Gereja Indonesia. Bandung: Biji Sesawi, 2014.
Darmawan, Darwin. Identitas Hibrid Orang Cina. Yogyakarta: Penerbit Gading, 2014.
End, Th. van den. Ragi Carita 1: Sejarah Gereja Di Indonesia 1500-1860. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.
End, Th. van den dan J. Weitjens. Ragi Carita 2: Sejara Gereja Di Indonesia 1860-an - Sekarang. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Gereja Anggota PGI – Website PGI.” Diakses 28 November 2019. https://pgi.or.id/gereja-anggota-pgi/.
Gondomono. Membanting Tulang Menyembah Arwah. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1996.
Hariyono, P. Kultur Cina Dan Jawa. Jakarta: Sinar Harapan, 1993.
Hartono, Chris. Ketionghoaan Dan Kekristenan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1974.
———. Orang Tionghoa Dan Pekabaran Injil. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 1996.
Herwiratno, M. “Kelenteng: Benteng Terakhir Dan Titik Awal Perkembangan Budaya Tionghoa Di Indonesia.” Jurnal LINGUA CULTURA 1, no. 1 (2007).
Heukeun, Adolf. Gereja-Gereja Tua Di Jakarta. Jakarta: Cipta Loka Caraka, 2003.
Hiantoro, Tri, Jotje H. Karuh, Heru Setiawan, and David Roestandi. 85 Tahun GKI Kebon Jati 121 Tahun Awal Sejarah Gereja. Bandung: Panitia Perayaan HUT Ke 85 GKI Jl. Kebon Jati 100, 2009.
Jonge, Christian de. Gereja Mencari Jawab: Kapita Selekta Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.
Kruger, Muller. Sejarah Gereja Di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1966.
M, Hidajat Z. Masyarakat Dan Kebudayaan Cina Indonesia. Bandung: Tarsito, 1993.
PGTI. “Sejarah.” Diakses 21 Januari 2020. https://pgti.co.id/page/12/sejarah.
Suryadinata, Leo. Pribumi Indonesians, Chinese Minority, and China. Kuala Lumpur: Heinemann Educational Books, 1978.
Suryadinata, Leo. “Negara Dan Minoritas Tionghoa Di Indonesia.” WACANA 1, no. 2 (1999).
Wolterbeek, J. D. Babad Zending Di Pulau Jawa. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 1995.
Wongka, Jenny, trans. Sejarah 70 Tahun CFMU (Chinese Foreign Mission Union) 1929-1999. Tiga Sinode Ex CFMU, 1999.