Analisis Tematik Kisah Emosional Ayub dan Usulan Implementasi dalam Penanganan Penderita
DOI:
https://doi.org/10.37368/wpzv3y90Keywords:
Emosional Ayub, Penderitaan Ayub, Prinsip Kesebaran AyubAbstract
Harapan untuk kehidupan bebas penderitaan dan kenyataan tak terhindarkan dari penderitaan diperkenalkan melalui kisah Ayub, dengan penekanan pada konsep literatur emosional dalam Alkitab. Penelitian menggunakan metode analisis tematik dengan pendekatan kualitatif untuk memahami secara mendalam aspek emosional terkait dengan penanganan penderitaan dalam naratif Ayub. Tujuan penelitian adalah mengungkap bagaimana Ayub berhasil mengatasi aspek emosional yang dialaminya, termasuk pemikiran tidak realistis, kebingungan, perasaan ditolak, takut, dan kesusahan. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga prinsip yang dipegang oleh Ayub untuk mengatasi penderitaannya: pemahaman bahwa Allah mengatur segala sesuatu, keyakinan bahwa dirinya tidak salah dan tidak seharusnya mengalami penderitaan ini, serta kesabaran Ayub dalam menunggu pertolongan dari Allah.
References
Clark, Rebecca R. “The Polyphonic Voices of Suffering in the Book of Job: A Dialogue On God’s Relation to the Suffering.” Southeastern University, 2022. https://firescholars.seu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1014&context=mats.
Elwell, Walter A. Analisa Topikal terhadap Alkitab l. Malang: Literatur SAAT, 2003.
Frans Paillin Rumbi. “Veritas Lux Mea.” Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2019): 53–64. http://jurnal.sttkn.ac.id/index.php/Veritas/article/view/46/pdf.
Fuller, Russell T. “The Book of Job and suffering: a sermon.” Southern Baptist journal of theology 17, no. 4 (2013): 50–55. https://firescholars.seu.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1014&context=mats.
G.C. van Niftrik, B. J. Boland. Dogmatika Masa Kini. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1984.
Hassan, Fuad dkk. Kamus Istilah Psikologi. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1981.
Kopel, Jonathan, Franklyn C. Babb, William Hasker, Mark Webb, Carmine C. Gorga, K. J. Oommen, Gregory L. Brower, dan Andrew Coleman. “Suffering and divine impassibility.” Proceedings (Baylor University. Medical Center) 35, no. 1 (Januari 2, 2022): 139–141. https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/08998280.2021.1981674.
Kurniadi, Bartolomeus Wahyu. “Inspirasi Kisah Ayub bagi Seorang Katolik dalam Menghadapi Penderitaan.” Melintas 31, no. 1 (2015): 47.
Lele, Aldorio Flavius. “Kedaulatan Allah atas kehidupan Manusia: Kajian Narasi Kitab Ayub 42:7-17.” Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2022): 104.
Mijatović, Franjo. “(In)active God—Coping with Suffering and Pain from the Perspective of Christianity.” Religions 12, no. 11 (Oktober 28, 2021): 939.
https://www.mdpi.com/2077-1444/12/11/939.
Nadeak, Wilson. Mengatasi Masalah Keluarga. Bandung: Lembaga Literatur Babtis, 1999.
Notanubun, Kristensia. “PROTES AYUB SEBAGAI SEBUAH STRATEGI RETORIKA (Analisis Retorik Terhadap Kitab Ayub 9 : 1-10 : 22).” Murai : Jurnal Papua Teologi Kontekstual 2, no. 1 (2021): 8–16.
Ortlund, Eric. “Five Truths for Sufferers from the Book of Job.” Themelios 40, no. 2 (2020). https://www.thegospelcoalition.org/themelios/article/five-truths-for-sufferersfrom-the-book-of-job/.
Panjaitan, Firman, dan Hendro Hariyanto Siburian. “Allah yang Kreatif dan Dinamis dalam Ayub 42:7-17: Sebuah Perlawanan terhadap Teologi Retribusi.” Kurios 6, no. 2 (2020): 240.
Purwoko, Satia Aji. “Mengenal Tanda-Tanda Orang yang Mau Bunuh Diri.” Hellosehat.com. Last modified 2022. Diakses Juli 23, 2023. https://hellosehat.com/mental/cegah-bunuh-diri/kenali-ciri-ciri-orang-yang-inginbunuh-diri/.
Richard L Pratt Jr. Ia Berikan Kita Kisah-Nya: Panduan bagi Siswa Alkitab untuk Menafsirkan Narasi Perjanjian Lama. Surabaya: Momentum, 2009.
Ridout, S. The Book of Job. 2 ed. New York, USA: Loizeaux Brothers, Bible Truth Depot, 1943.
Schlimm, Matthew Richard. “Emotions and Faith: The Perplexing Relationship Between What We Feel and What We Believe.” In from The Faith and Feelings issue. Columbia: Teologia Seminary, 2022. https://www.ctsnet.edu/at-this-point/emotionsand-faith-the-perplexing-relationship-between-what-we-feel-and-what-we-believe-2/.
Stevanus, Kalis, dan Stefanus M Marbun. “Memaknai Kisah Ayub Sebagai Refleksi Iman Dalam Menghadapi Penderitaan.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta 1, no. 1 (2019): 23–40.
Sutirna, H. Bimbingan Konseling & Pendidikan Formal, Nonformal dan Informal. Yogyakarta: Andi Offset, 2013.
Team, Honestdocs Editorial. “Gelisah - Tanda, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati.” henestdocs.id. Last modified 2019. Diakses Juli 23, 2023.
https://www.honestdocs.id/gelisah#:~:text=Gelisah disini diartikan oleh perasaan, tidak nyaman dan kurang istirahat.
Thomas, Art S. “Kesalehan Ayub Dalam Kitab Ayub Prosa Dan Testamen Ayub.” IAKN Manado 3 (2016): 31–38. http://ejournal-iaknmanado.ac.id/index.php/tumoutou/article/view/32.
Timmer, Daniel C. “Job , Suffering , and the Gospel.” Puritan Reformed Journal 2 (2017): 5–20.
Wardoyo, Gregorius Tri. “Redefinisi Arti Sahabat Dalam Perspektif Kitab Ayub.” Seri Filsafat & Teologi 30, no. 29 (2020): 200–215.
Widayanti, Pipit. “Penderitaan Manusia dalam Pandangan Surat Yakobus.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani 1, no. 1 (2021): 66–81.
Williams, Sam. “Toward A Theology of Emotion.” Biblical Counseling Coalition. Last modified 2011. Diakses Januari 20, 2024.
https://www.biblicalcounselingcoalition.org/2011/07/27/toward-a-theology-ofemotion/.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.