Tubuh, Kuasa, dan Kecantikan: Membaca Ratu Wasti melalui Lensa Naomi Wolf The Beauty Myth

Authors

  • Adila Pambayun Program Studi Filsafat Keilahian Universitas Kristen Duta Wacana

DOI:

https://doi.org/10.37368/5mh5s483

Keywords:

Feminisme, Naomi Wolf, patriarki, ratu wasti, resistensi perempuan

Abstract

Penelitian ini mengkaji tokoh Ratu Wasti dalam Kitab Ester sebagai simbol perlawanan terhadap dominasi patriarki, dengan menyoroti peran konstruksi sosial atas kecantikan perempuan melalui perspektif Naomi Wolf. Dalam narasi Alkitab, penolakan Wasti untuk mempertontonkan kecantikannya di depan publik menjadi titik awal pembacaan kritis terhadap relasi kuasa antara tubuh perempuan dan sistem kerajaan yang bersifat patriarkal. Menggunakan teori The Beauty Myth dari Naomi Wolf, studi ini menafsirkan kecantikan sebagai alat kontrol yang dilegitimasi oleh struktur sosial dan budaya, di mana tubuh perempuan dikomodifikasi dan dikendalikan demi kepentingan laki-laki dan kekuasaan. Wasti, yang menolak menjadi objek tontonan, muncul sebagai figur resistensi terhadap mitos kecantikan dan norma gender yang menindas. Dengan pendekatan hermeneutika feminis, artikel ini bertujuan menggugat normalisasi kontrol atas tubuh perempuan dalam teks-teks keagamaan dan budaya populer, serta mengangkat Ratu Wasti sebagai ikon pembebasan yang relevan bagi perjuangan perempuan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan Wasti merupakan bentuk dekonstruksi terhadap sistem nilai yang menempatkan kecantikan sebagai alat subordinasi perempuan. Sikapnya menegaskan bahwa tubuh perempuan memiliki otonomi dan martabat yang tidak dapat dinegosiasikan oleh kuasa patriarkal. Bagi perempuan masa kini, pelajaran dari Wasti adalah pentingnya mendefinisikan ulang makna kecantikan dan privilege yang menyertainya. Kecantikan tidak boleh menjadi alat untuk menindas, melainkan ekspresi kebebasan dan kekuatan. 

References

Abdullah, Irwan. Seks. Gender dan Reproduksi Kekuasaan. Yogyakarta: Tarawang Press, 2001.

Ferryanto, Sanjaya. “Hina Lambang Negara, Zaskia Gotik Akhirnya Dimaafkan.” KapanLagi.com, 9 April 2016.

Frederick, David, Megan Forbes, Brooke Jenkins, Tania Reynolds, dan Tia Walters. “Beauty Standards.” Dalam The International Encyclopedia of Human Sexuality, disunting oleh Anne Bolin dan Patricia Whelehan, 1 ed., 113–96. Wiley, 2015. https://doi.org/10.1002/9781118896877.wbiehs046.

Herny. “Perlakuan Beda Pemerintah pada Wulan Guritno dan Selebgram Daerah yang Promosikan Judi Online, Warganet Sebut Beauty Privilege.” Liputan6, 2023. https://liputan6.com/lifestyle/read/5389693/perlakuan-beda-pemerintah-pada-wulan-guritno-dan-selebgram-daerah-yang-promosikan-judi-online-warganet-sebut-beauty-privilege?utm_source=chatgpt.com.

Natar, Asnath Niwa. “Perempuan melawan: Tafsir terhadap ratu Wasti dan dewi Drupadi dalam perspektif feminis.” KURIOS 9, no. 3 (2023).

Setio, Robert. “WASTI SEBAGAI KRITIK IDEOLOGI” 11, no. 1 (2011).

Simatupang, Anita Rushadi. “Jangan Paksa Aku: Hermeneutik Feminis Terhadap Ester 1: 1-22.” Jurnal teologi Anugerah 9, no. 2 (2020): 45–56.

Sulaiman, M. Reza. “Kasus Jilat Es Krim Oklin Fia Dimaafkan MUI, Warganet Bandingkan dengan Lina Mukherjee: Gara-gara Good Looking?” Suara.com, Agustus 2023. https://www.suara.com/lifestyle/2023/08/31/191000/kasus-jilat-es-krim-oklin-fia-dimaafkan-mui-warganet-bandingkan-dengan-lina-mukherjee-gara-gara-good-looking?utm_source=chatgpt.com.

Sundriati Mangore, Art Thomas. “Keberanian Ratu Wasti: Reinterpretasi Ester 1:1-22 Dari Perspektif Teologi Tubuh.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10, no. 8 (25 April 2024): 115–26. https://doi.org/10.5281/ZENODO.11064130.

Wolf, Naomi. Mitos Kecantikan: Kala Kecantikan Menindas Perempuan. New York: HarperCollins Publisher, 1990.

Downloads

Published

28-10-2025

How to Cite

“Tubuh, Kuasa, Dan Kecantikan: Membaca Ratu Wasti Melalui Lensa Naomi Wolf The Beauty Myth”. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 9, no. 2 (October 28, 2025): 80–92. Accessed September 17, 2026. https://journal.stt-abdiel.ac.id/index.php/JA/article/view/848.