Membangun Teologi Kontekstual di Tengah Kekhawatiran atas Sinkretisme di Gereja-Gereja Lereng Merbabu

Authors

  • Sianny Astuti Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana

DOI:

https://doi.org/10.37368/h8y4b069

Keywords:

budaya Jawa, fenomenologi, sinkretisme, teologi kontekstual

Abstract

Perjumpaan kekristenan dengan budaya dalam kehidupan sehari-hari merupakan realitas yang tidak dapat dielakkan. Gereja-gereja di Lereng Merbabu pada satu sisi menghadapi budaya Jawa yang mengakar kuat  dalam diri anggota jemaat. Di sisi yang lain ada tantangan untuk menjaga kemurnian ajaran kekristenan. Kekuatiran akan terjadinya sinkretisme mewarnai upaya menjawab tantangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana cara mengurai kekuatiran atas sinkretisme dalam upaya membangun teologi kontekstual di gereja-gereja Lereng Merbabu. Dalam usaha menjawab pertanyaan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun jenis fenomenologi yang dipilih adalah fenomenologi hermeneutik yang digagas oleh van Manen dan teori yang digunakan untuk menganalisa dan menafsirkan hasil wawancara adalah teori sinkretisme oleh Harrison. Hasil yang diperoleh dari penelitian lapangan secara umum para partisipan memandang sinkretisme sebagai hal yang negatif. Akibatnya ada kecenderungan menolak sinkretisme dengan alasan menjaga kemurnian ajaran. Upaya membangun teologi yang kontekstual terlihat hanya dari sisi liturgi saja dan belum menyentuh pengajaran. Usulan yang diberikan adalah mengupayakan sikap yang lebih terbuka terhadap budaya.

References

Abimanyu, Soedjipto. Babad Tanah Jawi. Laksana, 2014.

Barnawi, and jajat Darojat. Penelitian Fenomenologi Pendidikan. Ar Ruzz Media, 2018.

Creswell, John W. Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Edisi Indonesia 3. Pustaka Pelajar, 2014.

End, Th. van den. Harta Dalam Bejana: Sejarah Gereja Ringkas. 19th ed. BPK Gunung Mulia, 2007.

Endraswara, Suwardi. Falsafah Hidup Jawa. Cakrawala, 2012.

Ghozali, Achmad. “Sinkretisme Agama Dan Budaya Bagi Masyarakat Jawa.” Javano Islamicus 1, no. 1 (2023): 67–79. https://doi.org/10.15642/Javano.2023.1.1.67-79.

Harrison, William H. In Praise of Mixed Religion: The Syncretism Solution in a Multifaith World. McGill-Queens Univ. Press, 2014.

“In Search of the Power of Javanese Culture against the Cultural Urbanization in Kotagede, Yogyakarta-Indonesia - ScienceDirect.” Accessed February 19, 2023. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877042812057412.

Jong, Kees de, and Yusak Tridarmanto, eds. Perjumpaan interaktif antara teologi dan budaya: kajian tentang pemahaman dan persepsi mengenai teologi interkultural di Aras Akademis dan Gerejawi. Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia ; Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana, 2018.

Khasanah, Khuswatun. “Nguri-Uri Paribasan Jawa: Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata.” Nguri-Uri Paribasan Jawa, October 15, 2015. https://nguriuriparibasanjawa.blogspot.com/2015/10/desa-mawa-cara-negara-mawa-tata.html.

Kristiyanto, Eddy. “Meretas Teologi Kon(Multi)Tekstual-Liberatif Dalam Perguruan Tinggi Kita.” In Teologi Yang Membebaskan Dan Membebaskan Teologi. Yayasan Taman Pustaka Kristen Indonesia : Pusat Studi Agama-Agama, Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana, 2016.

Martasudjita, Emanuel Pranawa Dhatu. Teologi Inkulturasi: Perayaan Injil Yesus Kristus Di Bumi Indonesia. Penerbit Kanisius, 2021.

Nyuyki, Peter Siysi, and Attie Van Niekerk. “Syncretism and Inculturation in the Nso’ Context of Cameroon.” STJ | Stellenbosch Theological Journal 2, no. 2 (2016): 381–400. https://doi.org/10.17570/stj.2016.v2n2.a18.

Prosiding webinar memberdayaan warisan tradisi religius hasil penelitian Fakultas Teologi, UKDW-Sinode GKJ, Sabtu, 4 Desember 2021. Cetakan pertama. Yaysan Taman Pustaka Kristen Indonesia, 2022.

Pudjaprijatma, ed. Pijar-pijar berteologi lokal: berteologi lokal dari perspektif sejarah dan budaya. Cet. 1. Pustaka Percik, Salatiga bekerjasama dengan Penerbitan Sinode GKJ, 2010.

Sarifa, Yunasta, Wahid Nur Tualeka, and Mahmud Muhsinin. “Sinkretisme Agama Dan Budaya Pada Bingkai Tradisi Lokal Gebyak Dusun Di Dusun Pacet Made, Mojokerto, Jawa Timur.” Ri’ayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan 8, no. 1 (2023): 21. https://doi.org/10.32332/riayah.v8i1.6489.

Singgih, Emanuel Gerrit. “A Postcolonial Biography of Sadrach: The Tragic Story of an Indigenous Missionary.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 53, no. 2 (2015): 2. https://doi.org/10.14421/ajis.2015.532.367-386.

Tanuwidjaja, Sundoro, and Samuel Udau. “Iman Kristen Dan Kebudayaan.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia 1, no. 1 (2020): 1. https://doi.org/10.46445/jtki.v1i1.299.

Wibowo, Wahju S., and Robert Setio, eds. Teologi Yang Membebaskan Dan Membebaskan Teologi. Fakultas Teologi UKDW & Yayasan TPK, 2016.

Downloads

Published

28-10-2025

How to Cite

“Membangun Teologi Kontekstual Di Tengah Kekhawatiran Atas Sinkretisme Di Gereja-Gereja Lereng Merbabu”. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja 9, no. 2 (October 28, 2025): 132–146. Accessed September 18, 2026. https://journal.stt-abdiel.ac.id/index.php/JA/article/view/854.