PARADIGMA PENDIDIKAN SENI BERBASIS KARAKTER DALAM MUSIK MA’BADONG

Authors

  • Zefanya Sambira Universitas Negeri Semarang
  • Alfa Kristanto Sekolah Tinggi Theologia Abdiel Ungaran

Keywords:

karakter, ma’badong, paradigma, pendidikan seni

Abstract

Paradigma pendidikan seni berbasis karakter diharapkan mampu menjadi penyeimbang sisi intelektual manusia. Pendidikan seni dapat membentuk apresiasi, kreativitas, dan ekspresi peserta didik. Seni dikenal dan diketahui oleh manusia lewat perwujudan dan kreativitas penciptanya (seniman). Karakter dipahami sebagai kumpulan ciri-ciri tertentu yang secara sadar dapat berubah karena pengaruh dari dirinya sendiri bahkan pengaruh dari masyarakat yang seakan-akan menuntun pada perubahan. Pengembangan karakter yang sesuai akan membentuk intelektual dan budi pekerti individu menjadi seimbang. Aspek moralitas tersebut berupa budi pekerti dan nilai-nilai yang akan membentuk karakter seseorang sesuai dengan apa yang ada pada dirinya. Oleh karena itu, pendidikan seni berbasis karakter perlu diperhatikan dan dilakukan secara maksimal melalui media karya seni seperti misalnya musik Ma’badong. Musik Ma’badong merupakan musik yang digunakan dalam prosesi ritual kematian di Tana Toraja yang mengandung aspek musik dan nilai-nilai luhur yang dianut dalam kepercayaan Aluk To’dolo. Nilai-nilai yang terdapat dalam musik Ma’badong mampu menjadi sarana pembentukan karakter individu yang sesuai dengan masyarakatnya.

Downloads

Published

03-06-2020

Issue

Section

Articles

How to Cite

PARADIGMA PENDIDIKAN SENI BERBASIS KARAKTER DALAM MUSIK MA’BADONG. (2020). Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 3(1), 15-26. https://journal.stt-abdiel.ac.id/index.php/tonika/article/view/128